Pada posting saya sebelumnya, saya menyebutkan bahwa artikel adalah suatu aset. Semakin banyak Anda menulis artikel, maka semakin besar peluang Anda mendapatkan penghasilan dari bisnis internet. Berapa banyak artikel yang harus dibuat? Dimana Anda harus meletakan artikel? Tema apa yang harus ditulis? Bagaimana cara memanfaatkan artikel tersebut?
Artikel mulai akan memberikan manfaat yang berarti saat Anda sudah menulis seitar 100 artikel yang unik dan segar. Artinya artikel hasil copas (copy paste) tidak berlaku. Anda harus menulis artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Mengapa? Google atau mesin pencari lainnya akan selalu menampilkan artikel dari sumber asli saat ada orang mencari artikel tersebut. Artikel copas tidak akan mendatangkan pengunjung dari search engine. Setelah Anda menulis sekitar 100 artikel, maka pengunjung mulai berdatangan ke website atau blog Anda. Anda sudah mulai bisa menjual produk dan jasa Anda.
Dimana Anda harus meletakan artikel tersebut? Anda bisa meletakan artikel Anda di blog atau website Anda sendiri. Hal ini adalah cara yang bagus dan saya melakukannya. Namun ada cara lain jika Anda tidak punya blog atau website, yaitu dengan meletakan artikel Anda di blog atau website orang lain. Berbagai pilihan bisa dilakukan, misalnya dengan menulis artikel Anda di direktori artikel. Untuk direktori berbahasa Inggris, sudah sangat banyak. Namun untuk direktori dalam bahasa Indonesia masih sedikit. Sebagai solusi Anda bisa menjadi kontributor di website saya Motivasi Islami jika artikel Anda tentang motivasi dan pengembangan diri.
Pada artikel yang Anda buat pada situs orang lain, Anda tentu harus mencantumkan data Anda, baik no telp, email, maupun website yang Anda gunakan untuk menjual produk atau jasa Anda. Ini juga bisa Anda gunakan untuk menjual produk afiliasi Anda. Cara ini juga bisa Anda gunakan untuk mempercepat naiknya ranking website Anda. Banyak sekali yang bisa Anda dapatkan dengan menulis artikel dan mempublikasikannya di situs orang lain.
Mengenai tema, Anda bisa menulis artikel tentang tema yang Anda sukai DAN sesuai dengan produk atau jasa yang Anda jual. Anda juga bisa menulis artikel sebagai upaya penjualan “halus” terhadap produk Anda. Mengapa harus penjualan halus? Orang tidak akan membaca artikel Anda jika artikel Anda berisi penjualan saja. Penjualan halus juga disebut dengn pre-sell, dan cara ini sangat dianjurkan oleh salah seorang jenius pemasaran internet Ken Evoy.
Selamat menulis.




Selain pemasaran dengan artikel, cara apa lagi yg dibs dijadikan aset pemasaran??