1198416_businessPada artikel sebelumnya (Cara Membuat Proposal Bisnis), saya sudah menjelaskan tentang dasar yang menjadi mindset saat membuat proposal bisnis. Pada posting ini kita akan memulai membuat sebuah proposal bisnis. Tentu tidak akan cukup satu artikel, artikel ini akan berseri.

Bab Pendahuluan (The Business)

Langkah pertama dalam membuat proposal ialah menggambarkan visi perusahaan dan peluang yang ada. Jika Anda gagal dalam tahap ini, buat apa melanjutkan membuat proposal? Artinya Anda belum bisa melihat peluang dan mau menjadi apa bisnis Anda nantinya. Jika Anda saja tidak bisa, apalagi dengan orang lain.

Visi adalah gambaran perusahaan Anda dimasa mendatang. Masih banyak orang yang salah membedakan antara visi dan misi. Sesuai dengan asal katanya, visi itu adalah penglihatan atau gambaran. Untuk menuliskan visi, bisa dimulai dengan kata “Menjadi”. Contohnya: “Menjadi Perusahaan Penerbitan Buku Yang …..” Buatlah seideal mungkin.

Sementara, misi adalah tugas atau panggilan mengapa kita berbisnis. Misi yang paling terkenal yang saya tahu adalah misinya Henry Ford, yaitu menyediakan mobil murah bagi masyarakat. Misi ini begitu kuat sehingga berbagai ide revolusioner hadir dalam membuat mobil semurah mungkin.

Setelah visi dan misi, sekarang kita gambarkan peluang bisnis. Inilah yang menjadi latar belakang didirikannya sebuah bisnis. Inilah alasan mengapa bisnis Anda didirikan. Idealnya, sebuah bisnis didirikan karena melihat sebuah peluang. Nah, sekarang gambarkan peluang tersebut disini.

Saat menjelaskan peluang, jelaskan siapa target pasar Anda, bagaimana dengan kebutuhan mereka (demand) dan bagaimana dengan ketersediaan produk atau jasa dipasaran (supply). Untuk di bab pendahuluan, Anda cukup menggambarkan dengan kata-kata. Nanti, saat Anda masuk bab Aspek Pemasaran, Anda bisa menyajikan data yang menggambarkan target pasar, demand, supply, dan peluang (demand dikurangi supply).

Bab pendahuluan ini bisa dilengkapi dengan penjelasan kepemilikan bisnis, sejarah bisnis (jika ada), manajemen (siapa saja yang akan mengoperasikan bisnis), aspek hukum (daftarkan ijin yang sudah dimiliki jika ada), dan ditutup dengan tujuan dari proposal Anda. Tujuan proposal ini tentu untuk mendapatkan modal dan modal itu akan digunakan untuk apa serta jelaskan target pencapaiannya (market share, profit, penjualan).

Tugas Anda sekarang, silahkan membuat bab pertama proposal Anda. Pada artikel yang akan datang, saya akan bahas tentang aspek pemasaran.

Artikel selanjutnya:

Artikel sebelumnya:

Kata kunci berdasarkan pencarian:

[cara membuat proposal,cara membuat proposal bisnis,proposal bisnis]

Tagged : , , ,

3 Responses to “Cara Membuat Proposal Bisnis 2”

  1. Motivasi-motivasi bapak sangat baik sekali. terima kasih pak..!!

  2. Pak Rahmat Yang Terhormat,

    Saya mohon bantuan untuk membuat proposal yang baik dan intelektual yang akan saya berikan kepada seorang penanam modal.
    Proposal tersebut dalam hal membuka restoran Timur Tengah bintang 5 di Jakarta. Dimana saya sudah memahami cara, pasar, tempat, rekrut karyawan, dlsb.
    Saya sangat mengharap bantuan Bapak. Sebelum dan sesudahnya saya haturkan terima kasih.

    • Jika detilnya sudah faham, berarti tinggal menuangkannya dalam tulisan pak. Tidak ada proposal yang intelek, yang ada adalah menjual. Penanam modal akan selalu bertanya: berapa untungnya buat saya dan bisakah dipercaya. Proposal hanya menjawab itu dengan data dan deskripsi. Tampilan memang penting. Dengan MS Word 2007, saya kira tidak sulit membuat dokumen dengan tampilan yang profesional.

Leave a Reply





Spam Protection by WP-SpamFree

SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline