Tahun 2004 saya membaca sebuah buku yang berjudul Bukan di Negeri Dongeng. Suatu buku yang sangat menyentuh dimana terdapat manusia-manusia yang hidup didedikasikan untuk dakwah dan membantu sesama. Apa yang ditulis dalam buku tersebut bukanlah fiktif sebab buku tersebut diangkat dari kehidupan nyata. Bahkan, buku tersebut hanya mengungkap sebagian kecil dari manusia-manusia luar biasa tersebut. Pada kenyataanya, jauh lebih banyak lagi.
Saya melihat ada seorang ustadz berdakwah ditengah-tengah masyarakat yang memiliki pikiran negatif. Kesulitan berbagai kesulitan menerpa hidupnya, namun dia tetap melanjutkan dakwahnya. Bukannya dia mendapatkan “bayaran” sebagai guru ngaji, justru dia malah banyak membantu masyarakat sekitar. Kadang dia memikirkan bagaimana salah seorang jamaahnya bisa makan hari ini, sementara kehidupan dia sendiri tidak jauh berbeda. Dan ini bukan dongeng, ini adalah nyata.
Saya pernah bertemu seseorang yang sedang sibuk mencari makanan dan sedikit uang tambahan. Saat saya tanya untuk siapa, ternyata ada tetangga yang sudah berhari-hari hanya makan nasi aking. Setelah mendapatkan makanan dan uang, dia pun langsung mengirimkannya kepada orang yang dia bantu. Padahal saya tahu persis kalau dia sendiri masih hidup dalam kesulitan. Dan ini bukan dongeng, ini adalah nyata.
Ini hanyalah segelintir contoh yang saya ambil. Banyak orang-orang yang begitu mengagumkan membantu sesama, memberikan kontribusi, dan berdakwah. Bukan hanya capek dan mengeluarkan materi saja, tetapi lebih dari itu, mereka sering mengorbankan diri demi kebaikan umat. Mereka lebih dulu memprioritas umat ketimbang dirinya dan keluarganya. Dan ini bukan dongeng, ini adalah nyata.
Mungkin, jika kita tidak melihat hal-hal seperti ini, karena kita bisa jadi sudah “teracuni” oleh media yang lebih suka mengungkap keburukan dari pada kebaikan. Namun jika kita mau membuka mata, kita melihat begitu banyak pahlawan, pahlawan-pahlawan bukan hanya tanpa jasa tetapi pahlawan yang tidak terlihat. Mereka ada tetapi sering kali kita mungkin tidak menyadarinya.
Sahabat, jika kita mau membukan mata lebih jeli, banyak keindahan yang ada disekeliling kita. Kadang kita lebih suka melihat sisi negatif seseorang, padahal banyak sisi positif yang justru malah kita lupakan. Banyak pahlawan di sekitar kita. Jika Anda akan menjadi pahlawan, Anda tidak sendiri. Tidak terlihat bukan berarti tidak ada. Jadilah bagian dari mereka.



