Written by Rahmat Mr. Power on 17 July 2009
“Saya ingin bisnis mudah, murah, dan resiko kecil. Ada?” Jawab saya, “Banyak!”. Buktinya banyak tuch bisnis yang bisa dengan mudah dilakukan oleh siapa pun, modalnya sedikit, dan tentu saja resikonya akan rendah jika dilihat dari modal yang dikeluarkan. Namun jika kita teliti lagi arti mudah dan murah, ternyata mudah dan murah hanyalah sebuah ilusi.
Jujur, saya bukan menakut-nakuti, namun saya katakan bahwa tidak ada bisnis yang mudah. Kecuali bisnis Anda asal jadi, kemudian tidak berkembang, dan akhirnya mati. Bisnis yang bertahan adalah bisnis hasil dari kerja keras, kerja cerdas, dan modal yang tidak sedikit. Bisnis mudah, hanyalah ilusi. Anda jangan tergiur oleh penawaran bisnis mudah.
Yang kebanyakan ditawarkan oleh orang dengan bisnis mudah ialah bisnis yang mudah memulainya dan juga murah biaya awalnya. Jika sebuah bisnis, mudah dilakukan dan dengan modal yang sedikit, maka bukan hanya Anda yang akan berbisnis, orang lain pun akan mengambil kesempatan tersebut. Apa jadinya? Yah, saingan akan banyak. Jika saingan banyak, apakah Anda masih menyebutnya mudah?
Anda perlu berjuang keras untuk bertahan ditengah gempuran pesaing yang terus-menerus hadir. Jika Anda ingin maju, berkembang, dan memenangkan persaingan, artinya Anda harus berjuang lebih keras lagi. Artinya, tidak mudah bukan? Anda perlu kerja keras dan biaya tambahan untuk sekedar bertahan, apalagi memenangkan persaingan.
Oleh karena itu, saya lebih suka mencari bisnis yang sulit dilakukan. Alasannya, sederhana supaya saingannya tidak terlalu banyak. Kalau pun ada saingan, saya akan berusaha tampil beda, dan ini tidak mudah. Namun, saya bisa mengurangi saingan. Saya lebih mudah bertahan dan menang.
“Bisnis sulit pun akan banyak saingan!”
Tentu saja. Jika saya bisa, orang lain pun akan bisa. Namun, jika saya berjuang keras, berpikir keras, dan menghasilkan ide-ide yang brilian, artinya hanya orang yang memiliki kemauan kuatlah yang bisa bersaing dengan saya. Kabar baiknya, orang yang memiliki motivasi dan kreativitas tinggi, dia tidak akan meniru bisnis saya, mereka akan membangun bisnis yang berbeda. Karena mereka mampu!
Tags: bisnis mudah, kemauan, kerja keras, kreatif, persaingan, resiko
Posted in Bisnis, Bisnis Internet | 12 Comments »
Written by Rahmat Mr. Power on 27 June 2009
Salah satu penghambat besar bagi seseorang dalam memulai bisnis ialah karena takut akan resiko gagal. Takut kehilangan uang, takut utang, dan juga takut malu jika gagal. Ketakutan akan resiko ini cukup ampuh untuk menghentikan seseorang dalam memulai bisnis. Bagaimana dengan Anda?
Saya tidak tahu, apakah Anda membaca artikel ini karena berharap ada bisnis yang tidak beresiko. Atau jika sudah tahu gaya saya, Anda mungkin untuk mendapatkan tambahan motivasi setelah membaca artikel ini. Jika alasan kedua yang Anda tuju, maka Anda memang benar. Jika Anda memang mencari bisnis tanpa resiko, maaf jawabannya adalah “tidak ada”.
Jadi jika Anda mencari bisnis tanpa resiko, artinya hanya bermimpi saja. Saya memiliki keyakinan semua bisnis memiliki resiko. Yang membedakannya ialah besar atau kecil. Resiko juga tidak hanya dalam bentuk materi saja, bisa juga resiko kehilangan waktu dan kesempatan yang lainnya.
Hidup memang selalu diiringi resiko. Jika ada kata “sukses” maka ada lawan katanya yaitu “gagal”. Bahkan saat melamar kerja pun ada resiko gagal. Dan resiko ini tidak bisa kita hindari. Jika kita menghindari resiko, artinya kita tidak akan pernah mencoba. Tidak pernah mencoba artinya kita tidak pernah mendapatkan peluang. Peluang hanya kita dapatkan jika ada percobaan.
Tidak peduli bisnis apa pun. Bisnis offline maupun bisnis online. Modal sendiri atau modal lain. Semuanya mengandung resiko. Bahkan orang sekaliber Donald Trump dan Robert T. Kiyosaki pun pernah gagal dalam berbisnis. Bahkan mereka pernah rugi dalam hitungan jutaan dolar atau ratusan juta dolar. Lalu mengapa mereka tetap mencoba bisnis?
Jawabannya ialah karena imbalannya yang sangat besar. Bisa jadi berkali-kali Anda gagal, kerugiannya bisa diganti dengan sekali keberhasilan. Saya sering membeli ebook. Saya tahu banyak yang menjual ebook sampah atau penipuan. Namun saya tetap membeli, karena kerugian dibanding imbalannya sangat jauh.
Mungkin saya rugi ratusan ribu rupiah karena membeli sebuah ebook atau produk lainnya. Tetapi jika produk yang saya beli itu berhasil, maka uang jutaan bisa masuk ke dalam rekening saya. Saya juga suka masang iklan. Ada yang rugi, ada yang menguntungkan.
Saya juga melihat para pebisnis sukses di Indonesia ialah orang-orang yang berani mengambil resiko. Mereka berani membeli program dengan harga ratusan dolar. Menyewa hosting yang mahal supaya bisa diandalkan. Membayar Autoresponder sebesar puluhan dolar per bulan. Menggaji orang untuk mengerjakan pekerjaanya.
Padahal bisa jadi, uang yang mereka keluarkan tidak kembali karena produknya tidak laku. Tapi, itu semua perlu dicoba karena ada peluang besar dibalik itu semua. Inilah dunia bisnis. Jika Anda tidak mau mengambil resiko, lupakan bisnis. Bermimpi sajalah.
Tags: berani, gagal, resiko, rugi, utang
Posted in Bisnis, Bisnis Internet | 10 Comments »